Semarang

1.600 Bibit Pohon Ditanam dijalan Kaligawe untuk Kurangi Polusi

Semarang UP Radio – Pemerintah Kota Semarang bersama unsur-unsur masyarakat seperti TNI, Polri, dan pengusaha melaksanakan aksi penanaman pohon di wilayah batas kota, Minggu (6/12). 

Dalam program yang diberi nama Gerbang Hijau Kotaku, penanaman pohon dilakukan di sepanjang jalan Kaligawe sampai dengan gerbang perbatasan Kota Semarang dengan Kabupaten Demak.

Di samping sebagai langkah untuk membuat Kota Semarang lebih sejuk, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Pohon Sedunia yang diperingati setiap tanggal 21 November.

Penjabat sementara (Pjs) Wali kota Semarang, Tavip Supriyanto yang hadir meresmikan kegiatan tersebut mengajak berbagai elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi.

“Kami dengan pak Rektor Unissula, TNI, Polri bersama-sama dalam rangka hari pohon sedunia mengadakan kegiatan penghijauan di sepanjang Jalan Kaligawe sampai perbatasan Demak,” terang Tavip.

Tavip menjelaskan kegiatan penanaman pohon ini salah satunya adalah untuk mengurangi tingkat polusi udara di Kota Semarang. “Jadi kegiatan ini dimaksudkan untuk menekan polusi udara di Kota Semarang,” lanjut Tavip.

Tavip juga menuturkan jika kegiatan Gerbang Hijau Kotaku tidak murni dilakukan atas anggaran Pemerintah Kota Semarang, tetapi bersama-sama dengan pengusaha yang melalui program CSR-nya ikut menyumbang bibit pohon. “Sehingga penanaman pohon yang kita lakukan ini sesuai konsep Bergerak Bersama di mana ada sumbangan CSR dari teman-teman perusahaan yang hari ini kita tanam bersama-sama,” pungkas Tavip.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang, Sapto Adi Sugihartono menambahkan, total bibit yang akan ditanam sebanyak 1.600 lebih bibit pohon di sepanjang 4,8 km untuk mengganti pohon yang mati di area gerbang masuk Kota Semarang di perbatasan dengan Demak.

“Penanaman pohon dikonsentrasikan pada gerbang dari arah Demak masuk ke Kota Semarang lewat Jalan Kaligawe. Dari bawah jalan tol sampai gerbang itu kurang lebih 4,8 kilometer, kanan kiri jalan berarti sekitar 9,6 km. Dengan jumlah pohon yang kita siapkan hari ini ada 1.600-an untuk kita tambal sulam sampai di Jalan Yos Sudarso, jadi di Jalan Arteri Raya kita harapkan bisa hijau,” terang Sapto.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk ikut menanam pohon di lingkungan masing-masing. Menurutnya saat memasuki musim penghujan menjadi waktu yang paling tepat untuk menanam pohon.

“Mumpung musim hujan, jangan takut menanam. Pokoknya kita jadikan Kota Semarang ini lebih sejuk,” pungkasnya. (ksm) 

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button