Semarang

Antisipasi Parkir Liar, Dishub Pasang Rantai di Kawasan Kota Lama

Semarang, UP Radio – Beberapa titik di Kawasan Kota Lama Semarang saat ini ditutup dengan dipasang portal berupa rantai besi agar pengendara motor atau mobil tak bisa leluasa masuk dan melintas di ruas jalan tersebut.

Misalnya di sekitaran taman Garuda Kota Lama, tak jauh dari salah-satu kantong parkir di Kota Lama yakni Dream Museum Zone atau akses jalan menuju ke Taman Srigunting, Museum 3D Dream, dan Gereja Blenduk nampak dipasang rantai besi full. Sehingga pengendara mobil atau motor harus mencari jalan alternatif lainnya yang tidak ditutup.

Lalu, penutupan jalan juga dilakukan di jalur masuk ke Kawasan Kota Lama di ujung Jalan Letjen Suprapto, dengan pembatas gason dan rantai besi. Otomatis sekarang kendaraan roda empat, angkutan barang dan motor tak bisa melintas di jalan itu.

Kabid Pengendalian dan Ketertiban (Daltib) Dishub Kota Semarang, Antonius Haryanto mengatakan, memang sengaja di beberapa titik ditutup dengan rantai besi dan gason. Karena konsep Kawasan Kota Lama, nantinya adalah menjadi City Walk, bebas kendaraan dan khusus dinikmati pejalan kaki yang berkunjung ke Kota Lama. Bahkan, ada yang dipasang bola di pedestrian dan rantai besi.

“Salah satu tujuannya agar tidak digunakan oleh parkir liar. Juga sekaligus, untuk menghalau kendaraan yang masuk kawasan Kota Lama yang terlalu over. Kalau tidak dihalau dengan penutupan jalan, dikhawatirkan akan terjadi kepadatan arus kendaraan yang melintas,”katanya, Kamis (18/11/2021).

Lalu, titik yang ditutup, kata Toni, sapaan akrabnya di depan kafe Filosofi Kopi, dan di depan Indomaret juga ditutup. “Sehingga untuk mengantisipasi kendaraan yang masuk ke Kota Lama, kendaraan bisa dibatasi yang lewat di simpang Cendrawasih dari Stasiun Tawang, atau Jalan Ronggowarsit,”terangnya.

“Ini juga untuk mempersempit terjadinya lonjakan kendaraan karena penutupan salah satu satu jalan di Bundaran Bubakan, karena adanya pembangunan taman Museum Kota Lama. Sehingga dilakukan rekayasa arus lalin disana, “sambungnya.

Pengendara atau pengunjung, lanjut dia, diimbau untuk menempatkan kendaraan di kantong-kantong parkir yang disediakan. “Kantong parkir untuk pengunjung sudah disiapkan di beberapa tempat lokasi parkir,”pungkasnya.

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button