in , ,

Bulan K3 Pertamina Sosialisasikan SPBU Safety Promotion

Semarang, UP Radio – Dalam memperingati bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV wilayah Jawa Tengah dan DIY, memberikan sosialisasi mengenai SPBU safety Promotion di SPBU kepada konsumen di SPBU 44.502.01, Jl. Letnan Jenderal S. Parman, Kec. Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (12/2). 

Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian, didampingi oleh tim manajemen Pertamina MOR IV untuk memberikan edukasi langsung kepada para konsumen mengenai safety di SPBU.  Kegiatan ini juga akan dilaksanakan di beberapa SPBU kota lainnya.

“Saat ini kami melihat masih banyak konsumen yang belum paham mengenai resiko di SPBU. Salah satu contohnya adalah kebiasaan konsumen menggunakan handphone saat pengisian Bahan Bakar. Mengapa kita dilarang menggunakan handphone saat pengisian Bahan Bakar? Alasannya adalah handphone merupakan salah satu media penghasil listrik statis ataupun sumber panas, sehingga jika terjadi listrik statis atau panas berlebih dari handphone yang bertemu dengan uap bahan bakar saat pengisian maka dapat memicu kebakaran. Karena hal itulah kami rasa perlu adanya sosialisasi kembali kepada para konsumen mengenai budaya safety di SPBU”, ujar Iin.

Ia menambahkan, sosialisasi ini tidak hanya dilakukan kepada para konsumen namun juga petugas dan pengawas SPBU. “kami juga menghimbau dan selalu mengingatkan kepada para pengawas dan petugas di SPBU bahwa merekalah frontliner kita dalam penerapan budaya safety tersebut. Mereka wajib mengingatkan konsumen agar selalu mematuhi aturan saat pengisian bahan bakar ke kendaraan sedang berlangsung”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV, Anna Yudhiastuti, mengatakan bahwa sosialisasi safety di SPBU ini merupakan rangkaian kegiatan Pertamina MOR IV dalam menyemarakkan bulan K3 yang diprogramkan pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia. 

“Budaya safety harus terus diterapkan oleh setiap individu dimanapun dan kapanpun. Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara juga memiliki tanggung jawab terhadap sosialisasi HSSE kepada masyarakat. Dalam menjalankan operasionalnya, Pertamina terus menerapkan keselamatan dan kesehata kerja serta lingkungan.”, ujar Anna

Ia menambahkan melalui sosialisasi budaya safety di SPBU ini, diharapkan para konsumen menjadi lebih waspada dan mematuhi aturan saat pengisian bahan bakar. 

“Jika konsumen masih menemukan hal yang tidak aman atau unsafe di SPBU, dapat melaporkannya ke kontak Pertamina 135 atau melalui website www.pertamina.com. Kami sangat berterima kasih kepada para konsumen yang selama ini telah setia terhadap produk Pertamina, namun kami juga terus menghimbau bahwa keselamatan diri kita dan orang lain sangatlah penting sehingga kami mengajak para konsumen untuk senantiasa menerapkan budaya safety di SPBU”, tutup Anna. (shs)

Bawaslu Semarang Temukan Ada Pendaftar PPK dari Anggota Parpol

JNE Memperluas Jangkauan Layanan di Wilayah Denpasar Bali