Semarang

Disdag Pastikan Stok dan Harga Pangan di Semarang Aman

Semarang, UP Radio – Dinas Perdagangan Kota Semarang memastikan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok di pekan kedua atau Lebaran Idul Fitri 1442 H terpantau aman dan stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, meskipun ada kenaikan beberapa harga bahan pokok, namun kebaikan tersebut dinilai wajar dan masih stabil.

“Kenaikan harga bahan pokok masih terpantau wajar, kami jamin stok kebutuhannya pokok masih tersedia sampai Juli mendatang,” katanya di Gedung DPRD Kota Semarang, Selasa (27/4).

Tim Satgas pangan, kata dia, menjamin jika stok pangan masih aman. Selain itu pihaknya juga menghimbau masyarakat tetap tenang serta tidak terlalu konsumtif. Pihaknya mengakui sudah melakukan pemantauan di sejumlah pasat tradisional.

“Kepala pasar setiap hari melaporkan ke kami terkait harga yang ada perubahan yang signifikan atau melonjak drastis,” jelasnya.

Meskipun tergolong masih stabil, pihaknya meminta agar masyarakat dan juga distributor tidak menimbun barang jelang hari raya, yang dapat menyebabkan lonjakan harga hingga kelangkaan barang.

“Dinas lainnya seperti ketahanan pangan sudah melakukan sidak juga, hasilnya masih aman sampai Juli dan harga pun tidak ada kenaikan yang tinggi,” tambahnya.

Dinas Perdagangan, kata dia, siap melakukan operasi pasar jika terjadi kenaikan harga dan kelangkaan barang kebutuhan pokok di pasar.

“Kita lakukan operasi pasar jika ada kelangkaan atau lonjakan yang tidak wajar, nanti penyebabnya apa kota akan koordinasi ke Disperindag Provinsi dan para distributor, lalu kita cari cara untuk penangannya,” ungkapnya.

Dalam operasi pasar itu, juga akan mengajak lintas dinas, seperti Dinas Ketahanan Pangan yang berkaitan dengan stok barang yang ada di pasar, Dinas Pertanian yang berkaitan dengan kesehatan daging dan suplainya, hingga BPOM yang akan memeriksa tanggal kadaluarsa barang.

“Laporan harga kita terima setiap hari dan masuk dalam
Aplikasi SIP’S (SIstem Informasi Perdagangan Kota Semarang) yang dilaporkan kepala pasar. Masyarakat pun bisa melakukan pemantauan,” tambahnya.

Melalui SIP’S masyarakat bisa melihat harga kebutuhan pokok sedang naik, turun atau stagnan.

“Dari SIP’S ini masyarakat bisa memantau dan jika ada lonjakan yang signifikan bisa langsung melapor ke Dinas Perdagangan,” pungkasnya. (ksm)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button