SemarangWisata

Semarang Night Carnival 2021 Tampilkan Kostum Unik Mandalika

Semarang, UP Radio – Semarang Night Carnival 2021 (SNC) telah mulai berbagai kostum dengan mengusung tema “Kemilau Nusantara” yang merupakan destinasi prioritas oleh Presiden Jokowi.

5 kostum defile yang merupakan destinasi prioritas oleh Presiden Jokowi diantaranya yaitu Danau Toba Sumatra Utara, Borobudur Jawa Tengah, Labuan Bajo NTT, Mandalika NTB, dan Likupan Sulawesi Utara.

Namun diantara kostum tersebut ada yang unik dengan mengunakan kostum defile Mandalika, diketahui Presiden Jokowi baru saja meresmikan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB)

Diketahui bahwa Sirkuit Mandalika juga akan menggelar ajang balap motor Superbike Internasional WSBK dan MotoGP 2022 mendatang.

Dalam SNC 2021 devile Mandalika ternyata digunakan oleh siswi Sekolah Menengah Pertama 23 Semarang.

Dua siswi menggunakan kostum defile Mandalika yakni Nerys Ketzia Kusuma R siswi kelas (9H) dan Mita Dhiya H kelas (9H).

Kostum defile Mandalika tersebut di ambil dari nama seorang putri dalam cerita rakyat yang terkait dengan perayaan Nyale di Lombok, dan nama Mandalika juga digunakan untuk Sirkuit Mandalika yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Kepala Sekolah SMP 23 Semarang, Anwar Kumaidi, S.Pd.,M. Pd. mengatakan sangat bangga dapat mengikutsertakan siswa-siswinya dalam pegelaran budaya Semarang Night Carnival 2021.

Dikatakannya bahwa tidak mudah setiap sekolah mengikutsertakan murid atau siswa-siswinya dalam ajang tahunan budaya dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.

Tidak semua sekolah dapat ikut dalam SNC ini, karena seleksi dan peraturan dari Dinas yang sangat ketat.

“Kami berharap SNC ini dapat terus berlangsung dan menjadi daya tarik wisata di Kota semarang, memang sebenarnya tidak mudah untuk mengikut sertakan para siswa dalam ajang SNC yang sangat glamor dan hebat ini,” terangnya.

Dirinya berharap kedepan ada regulasi atau peraturan tertentu yang dapat memberikan kemudahan sehingga para siswa dan sekolah pada umumnya dapat mengirimkan siswanya untuk mengikuti ajang SNC ini dapat lebuh mudah.

Perhelatan Semarang Night Carnival 2021 (SNC) tersebut merupakan agenda rutin setiap tahun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari mengungkapkan telah melakukan persiapan sedemikian rupa, bahkan sudah jauh-jauh hari peserta ini kami yakinkan untuk selalu siap Ketika memang kondisi pandemic sudah memungkinkan untuk melaksanakan event besar.

“Alhamdulillah Kota Semarang sudah masuk level 1, jadi masih memungkinkan untuk mengadakan event besar tapi pastinya dengan pembatasan sesuai aturan dan pelaksanaan prokes yang ketat. Kami sudah menggelar 8 kali workshop untuk peserta Semarang Night Carnival (SNC) Workshop dilakukan di Balai Kota Semarang mulai tanggal Senin 8 November sampai dengan sabtu 13 november,” katanya.

Adapun materi Workshop yang di berikan kepada peserta SNC ada make up, costum, runway, coreo, dance, dan ekspresi.

Menurutnya, SNC adalah even rutin yang mustinya digelar setiap tahun, karena sebagai bagian dari promosi daerah dan juga pastinya akan meningkatkan kegiatan perekonomian di kota ini.

Konsep pelaksanaan SNC tahun ini kami coba gelar di GOR Jatidiri yang pastinya jumlah kami batasi baik dari peserta, pengisi acara, maupun tamu undangan.

“Semua pendukung acara dan peserta kami lakukan Swab antigen, penggunaan aplikasi peduli lindungi selain pastinya undangan dengan system barcode untuk skrining supaya jumlah penonton sesuai dengan undangan yang sudah panitia sebar, ” ujar Iin.

Sedangkan, lanjut Iin, untuk masyarakat yang akan menyaksikan pagelaran SNC Tahun ini, bisa melihat siaran di kanal youtube Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

“Pastinya akan ada kejutan-kejutan yang akan kami tampilkan pada pagelaran SNC Tahun ini,” ungkapnya di Sela-sela pelaksanaan workshop di Balaikota Semarang. (ksm)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button