Kesehatan

Walikota Minta Warga Tunda Liburan Nataru

Semarang, UP Radio – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta masyarakat untuk menunda liburan atau menunda mudik saat momen natal dan tahun baru (nataru).

Hal ini dilakukan sebagai upaya cegah penyebaran Covid-19 saat momen libur natal dan tahun baru (nataru).

Hendi, sapaan akrabnya menyebut, pemerintah pusat telah memiliki konsep atau upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Diprediksi tidak akan ada libur panjang atau tanggal merah saat perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Liburnya akan dibuat selang-seling. Masyarakat diimbau untuk menunda liburan atau menunda mudik selama Nataru,” terang Hendi, Minggu (21/11).

Hendi mengatakan bahwa sesuai instruksi pusat pemerintah daerah diminta untuk mengawasi pergerakan di tempat wisata.

Lebih ekstrimnya lagi, lanjut Hendi, tempat wisata diharapkan bisa menerapkan sistem plat nomor ganjil genap.

Namun demikian, pihaknya belum memikirkan konsep tersebut untuk diterapkan di Semarang.

Pihaknya masih bisa mengatur wisatawan yang datang ke tempat destinasi sedemikian rupa dengan protokol kesehatan ketat.

Protokol kesehatan ketat yang harus dilakukan masyarakat adalah disiplin memakai masker, sering mencuci tangan atau memakai hand sanitizer, menjaga jarak serta mengurangi mobilitas.

“Kami tetap memantau supaya menjalankan prokes secara baik,” ucapnya.

Dilansir dari laman Pemkot Semarang Siagacorona.semarangkota.go.id update data sebaran kasus positif Covid-19, Minggu (21/11) pukul 18.00 WIB diketahui ada dua kasus terkonfirmasi positif, satu diantaranya merupakan warga luar Kota Semarang.

Sementara dari data tersebut satu orang diketahui berasal dari Kecamatan Mijen. Sedangkan kecamatan lain seperti Banyumani, Tembalang, hingga Pedurungan suda zero kasus Covid-19.

Pasien positif Covid-19 di Mijen berasal dari Kelurahan Tambangan.

Meski terjadi penurunan drastis, namun Pemkot Semarang telah melakukan sejumlah strategi agar tidak ada ledakan kasus pada perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru). (ksm)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button