in

JNE Distribusikan Wakaf 1.000 Al Quran untuk Gunung Kidul

Yogjakarta, UP Radio – Dalam merayakan 82 tahun Yayasan Muslim Sinar Mas, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas mewakafkan 1.000 Al Quran untuk pondok pesantren di wilayah Gunung Kidul, Yogyakarta.

Penyerahan ini dilakukan di Komplek Masjid Agung Al Ikhlas, Kepek II RT 001 RW 009, Kepek, Jl. Brigjen Katamso No.3, Kepek II, Wonosari, Kec. Wonosari, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10).

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, acara penyerahan berlangsung secara singkat dan terbatas. Turut hadir perwakilan dari Kabag Kesra Kab. Gunungkidul Drs. Azis Saleh, Ketua Umum Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kab. Gunungkidul H. Sadmonodadi, Head Regional Jateng-DIY JNE Marsudi dan Kepala Cabang JNE Yogyakarta Adi Subagyo.

Wakaf Yayasan Muslim Sinar Mas menggandeng BenihBaik.com sebagai crowdfunding platform terpercaya dan juga JNE untuk melakukan distribusi.

Mereka mengajak serta masyarakat untuk turut berbagi kebaikan dengan mendonasikan Al Quran melalu platform crowdfunding. Setiap Al Quran yang terkumpul dari donasi tersebut, jumlahnya akan digandakan oleh APP Sinar Mas dengan jumlah maksimal mencapai 10.000 Al Quran. Biaya untuk pengadaan satu buah Al Quran ini senilai Rp47 ribu.

“Kolaborasi kebaikan ini memberikan manfaat bagi masyarakat khusunya warga Gunungkidul, sebagai perusahaan ekspedisi JNE memberikan bantuan pengiriman sesuai kapasitas kami. JNE berharap kerjasama dengan Benih Baik maupun pihak-pihak lain dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat, ” Kata Head Regional Jateng-DIY JNE, Marsudi.

Kabag Kesra Kab. Gunungkidul Drs Aziz Saleh mengungkapkan, Pemerintah dan masyarakat muslim Kabupaten Gunung Kidul mengucapkan rasa terimakasih kepada Yayasan Muslim Sinar Mas, BenihBaik.com dan JNE atas program bantuan Mus’af Al Quran yang disalurkan melalui Pimpinan Daerah Muhammdaiyah (PDM) Gunungkidul.

“Semoga bisa membantu meningkatkan iman dan taqwa masyarakat serta sebagai sarana membangun karakter dan etika anak anak, pemerintah berharap kerjasama ini tidak berhenti sampe disini tapi bisa dikembangkan pada program-program sosial yang lain demi kesejahteraan masyarakat Gunungkidul,” ujar Aziz Saleh.

Aziz juga berharap, agar Al Quran segera di tasyarufkan ke masjid2, pondok pesantren dan sekolahan2 yg membutuhkan, sehingga bisa segera dimanfaatkan.

Sebelumnya Ketua Umum Yayasan Muslim Sinar Mas Saleh Husin saat virtual press conference(15/09) menjelaskan bahwa Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, masih menghadapi masalah kurangnya ketersediaan Al Quran.

Dengan kebutuhan mencapai 4-5 juta mushaf per tahun, kemampuan pemerintah menyediakan Al Quran baru sekitar 1 juta mushaf per tahun. Akibatnya, Kementerian Agama menyatakan sebanyak 65 persen umat muslim Indonesia belum mampu membaca Al Quran.

“Itu sebabnya kami, Yayasan Muslim Sinar Mas melalui APP Sinar Mas, bersama BenihBaik.com, dan JNE mengajak publik untuk turut berpartisipasi dalam program Wakaf Quran ini, sekaligus mendukung pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan Al Quran di tanah air,” tambah Saleh.

Begitu pula dengan Andy F Noya, founder BenihBaik.com mengatakan upaya yang dilakukan Yayasan Muslim Sinar Mas, APP Sinar Mas, dan JNE akan sangat bermanfaat bagi kebaikan seluruh umat manusia. “Dari kolaborasi ini, kita belajar untuk berbagi dan melipat gandakan kebaikan. Bagi penerimanya kelak, kami di BenihBaik.com juga berharap bisa memberikan suri tauladan kebaikan untuk orang lain lagi,” ucapnya.

Sejak tahun 2008, APP Sinar Mas telah mendonasikan lebih dari 900 ribu mushaf Alquran, 150 ribu buku panduan membaca Alquran atau Juz Amma, juga 300 set Alquran Braille bagi tuna netra, baik melalui mitra, maupun pilar bisnis Sinar Mas yang tersebar di berbagai wilayah. Tahun ini, APP Sinar Mas berencana mewakafkan hingga 150.000 mushaf, berikut 25.000 Juz Amma. (shs)

Written by Saut Simanjuntak

my life my adventures
i'm always strong

Comments

Leave a Reply

Loading…

0

SIG Luncurkan Produk Semen Baru Dynamix Masonry

XL Axiata Pastikan Karyawan di Yogyakarta Tidak Tertular Covid19