in

KKN UPGRIS Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah di Kebonbatur Demak

Demak, UP Radio – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Desa Kebonbatur, Kecamatan Mranggen, Demaka menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan limbah botol pelastik sebagi bahan dasar pembuatan kursi, dengan peserta ibu-ibu PKK dan Karang Taruna (30/01) lalu.

Kegiatan ini  dilakukan bekerja sama dengan Setidaknya ada 40 peserta yang mengikuti pelatihan ini.

Palatihan yang diikuti 40 peserta tersebut membuat Sampah botol plastik yang biasanya  hanya berakhir di tempat sampah dengan kreatifitas diolah menjadi benda yang bermanfaat bahkan bernilai materi.

“Bentuknya seperti kursi-kursi jaman sekarang yang sering kita lihat di cafe. Ini paling sederhana yang mudah diserap cara pembuatannya oleh ibu-ibu dan remaja,” kata Ketua tim “Dinas Lingkungan” desa kebonbatur Ibnu Chan.

Ibnu megatakan, butuh waktu satu hari untuk membuat kursi dari botol bekas ini. Sedangkan untuk pembuatan meja juga sama hanya diperlukan lebih banyak botol bekas tergantung diameter meja yang diinginkan.

Untuk pembuatan satu kursi dibutuhkan 19 botol plastik bekas yang berukuran 1,5 liter. “Pembuatannya mudah. Botol-botol itu ditata bulat dan rapat,  setelah rapat baru botol-botol tersebut diikat kuat dengan tali rafia,” katanya.

Tambahnya,  agar terlihat bagus kursi dari botol bekas ini dilapisi kain warna-warni dengan cara dijahit. Bila sudah melewati proses terakhir ini kursi dari botol bekas ini terlihat seperti kursi yang dijual di toko furniture dengan bentuk bulat kekinian.

Sementara Kepala Koordinator Pemberdayaan Kesejahtraan Keluarga (PKK) Kebunbatur Nur mas’udah, mengatakan kegiatan pelatihan memberi manfaat positif bagi warganya.

“Kami sangat mendukung kegiatan pelatihan seperti ini. Bersyukur sekali, ada bantuan tenaga dari teman-teman KKN UPGRIS yang membantu memberdayakan kegatan sosial ini,” katanya. (pai)

Ini Harga Baru BBK Pertamina Mulai 1 Februari 2020

Sekolah Inklusi di Semarang Terkendala SDM dan Sarpras