Bisnis

Merchant QRIS di Jawa Tengah Hingga November Mencapai Angka 457.343 Pedagang

Semarang, UP Radio – Sebanyak 200 pedangang di Pasar Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah telah menggunakan transaksi digital dengan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah, Pribadi Santoso menyampaikan sangat mengapresiasi 200 pedagang Pasar Kaliwungu yang mulai dapat menerima digitalisasi melalui implementasi QRIS yang CEMUMUAH (Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal) yang telah disediakan oleh BNI.

Ia mengatakan bahwa Pasar Kaliwungu kini juga menjadi piloting Pasar Sehat, Inovatif, dan Aman Pakai QRIS (S.I.A.P QRIS).

Program ini merupakan kerjasama Kementerian Perdagangan dan Bank Indonesia ditingkat pusat. Nantinya Bank Indonesia, Kementerian Perdagangan, dan Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) akan memonitor implementasi QRIS di Pasar Kaliwungu ini,

Dia berharap dengan diluncurkannya Pasar Kaliwungu sebagai Pasar S.I.A.P QRIS, maka jumlah pedagang yang memiliki QRIS akan semakin bertambah.

“Kami harapkan juga kehadiran QRIS dapat meningkatkan daya saing pedagang Pasar Kaliwungu karena menyediakan pilihan cara transaksi sesuai dengan tren perkembangan teknologi terkini,” ujarnya.

Diketahui Merchant pengguna QRIS di Jawa Tengah mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 134,2% (yoy) dari 457.343 pada November 2020 menjadi 1.070.982 merchant pengguna QRIS di November 2021.

Sementara itu, merchant pengguna QRIS di Kabupaten Kendal meningkat 155,2% (yoy) lebih tinggi dibandingkan Jawa Tengah. (shs)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button