BeritaSemarang

Promo Tambah Daya Bisa Gunakan layanan Aplikasi PLN Mobile

Semarang, UP Radio – PLN menggelar promosi diskon penambahan daya listrik bertajuk “Indonesia Terang” dalam memperingati Hari Listrik Nasional ke-72, Jumat (27/10).

Program “Indonesia Terang” berlangsung hingga 31 Desember dimana pelanggan dikenakan biaya penyambungan 72% atau diskon 28 %.

General Manager PLN Distribusi Jateng dan DIY Agung Nugraha mengungkapkan  promo ini guna memudahkan  kemudahan masyarakat untuk mencukupi kebutuhan daya listriknya dengan biaya yang terjangkau.

“Promosi ini berlaku bagi seluruh pelanggan PLN golongan tarif tegangan rendah dengan daya mulai 450 Volt Ampere (VA) hingga 197 kilo Volt Ampere (kVA),” ungkap Agung.

Menurutnya penawaran promo ini,  juga diikuti dengan peluncuran program Aplikasi PLN mobile untuk mempermudah pelanggan dalam melakukan tambah daya, yang dapat diunduh melalui smartphone dengan platform Android dan iOS.

Semenjak diluncurkan pada 31 Oktober tahun lalu, PLN Mobile telah mengalami beberapa perbaharuan. Fitur terbaru yang disajikan PLN Mobile adalah Tracking Regu Pelayanan Teknik dan Fitur Rating atau Feedback Layanan Teknik.

“Dengan fitur ini layanan dapat diatasi dengan cepat dan berkualitas. Guna menyediakan layanan tracking, PLN juga mempersenjatai petugas pelayanan teknik dengan aplikasi mobile APKT yang akan memberikan informasi ke Command Center Pelayanan Teknik dan Pelanggan berdasarkan kegiatan di lapangan dan lokasi koordinat petugas secara realtime,” tambahnya.

PLN Mobile adalah suatu aplikasi Mobile Customer Self Service yang terintegrasi dengan Aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpadu (APKT) dan Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T). PLN Mobile merupakan wujud inovasi dan layanan Contact Center PLN 123 yang juga dapat diakses melalui telepon 123, handphone (kode area + 123), Facebook PLN 123, Twitter @pln_123 dan email pln123@pln.co.id. (shs)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button